Warga Tangerang Meninggal Diduga Flu Burung


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Seorang warga RT 03/07 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang berinisial HR, 32 tahun, meninggal karena flu burung hari ini di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur.

Ibu korban, Melly, 50 tahun, mengemukakan sebelum meninggal, anaknya sempat dirawat selama dua hari di Rumah Sakit Honoris, Tangerang, pada Jumat dan Sabtu lalu. Kemudian, pada Ahad, anaknya dirujuk ke Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur. "Informasi dari dokter, anak saya meninggal karena flu burung," ujarnya.

Menurut Ketua Tim Penanggulangan Flu Burung Rumah Sakit Persahabatan, dr. Mukhtar Ikhsan, pasien HR positif flu burung. Korban meninggal karena kegagalan multi organ. "Organ ginjal, jantung dan paru-parunya tak berfungsi atau gagal gara-gara infeksi virus," ujarnya saat dihubungi Tempo.

HR, pria keturunan Tionghoa itu, meninggal setelah dirawat selama 5 hari. Dari rumah sakit, jenasah korban dibawa ke rumahnya. Selanjutnya, jenasah suami dari Lili, 30 tahun, itu dikremasi di rumah duka Yayasan Boen Tek Bio, Tangerang.

Di wilayah Tangerang, HR menjadi korban kedua keganasan virus flu burung selama bulan Januari ini. Kematiannya hanya berselang enam hari dari kematian SMUN, 8 tahun, pada 18 Januari lalu, yang diduga juga karena flu burung.

Ayu Cipta

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X