Keluarga Soeharto Lakukan Upacara Terobosan


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Semua anak dan cucu mantan Presiden Soeharto melakukan
upacara terobosan.

Upacara ini merupakan adat Jawa, yang mengharuskan keluarga almarhum berjalan melewati bawah peti jenazah yang diusung. Mereka berjalan berkeliling di bawah peti sebanyak tiga kali. Selain itu, perwakilan keluarga memecahkan kendi dan piring.

Peti jenazah Soeharto dibalut bendera merah putih. Ada empat penabuh drum berjalan paling depan. Setelah itu, empat pengiring berbaris dua jajar membawa bunga. Di tengah pembawa bunga, satu personil membawa foto Soeharto. Semua peserta upacara memberikan penghormatan.

Jenazah Soeharto diarak sekitar 150 meter diiringi tabuhan drum menuju mobil pengangkut jenazah. Keluarga Soeharto tak mengikuti iring-iringan tersebut. Tapi, mereka menaiki bus yang tiba di depan rumah setelah upacara selesai. Ada lima bus yang disiapkan. Jenazah Soeharto akan dibawa ke Bandara Halim Perdana Kusuma untuk diterbangkan ke Bandara Adi Soemarmo, Solo.

Ketua DPR, Agung Laksono, dalam sambutannya mengatakan, pemerintah dan semua masyarakat turut berduka atas meninggalnya Soeharto.

Hadir dalam upacara ini antara lain sejumlah anggota DPR, seperti Hafiz Nawawi dan Yuddy Chrisnand, Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, dan beberapa perwakilan negara tetangga. Upacara selesai dilaksanakan sekitar pukul 07.20 WIB.

PRAMONO| SUTARTO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X