Pesanan Karangan Bunga di Yogyakarta Sepi
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Meninggalnya Soeharto ternyata tidak meningkatkan jumlah pesanan karangan bunga dari pusat penjual bunga di Kotabaru, Yogyakarta.
Dwi Sudrajat, pemilik Toko Bunga Asri mengatakan tolonya hanya mendapat pesanan dua karangan bunga bela sungkawa
Soeharto. "Waktu Ibu Tien meninggal malah lebih ramai yang pesan," kata Dwi di Yogyakarta pada Senin (28/1).
Ketika Soeharto meninggal kemarin, tokonya baru mendapat dua pesanan karangan bunga yang harus di kirim ke Astana
Giribangun. Dua pemesanan itu berasal dari Jakarta dengan harga Rp 350-400 ribu.
Hal senada disampaikan Puspo, pengelola Toko Bunga Puspo. Pesanan karangan bunga sampai kini hanya tiga karangan bunga. Pesanan itu datang dari DPRD Maluku, Pemerintah daerah Maluku dan Jakarta. "Waktu isteri pak Hidayat Nurwahig (Ketua MPR) meningga, kami dapat 20 pesanan," kata Puspo. Dia menduga lokasi Yogyakarta yang agak jauh membuat pemesan lebih senang mencari bunga di Solo. muh syaifullah





