Pedagang Pecel Ayam Meninggal Karena Flu Burung
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Seorang pedagang pecel ayam berinisial Nas meninggal karena virus flu burung. Warga perumahan Mediterania, Cikupa Kabupaten Tangerang ini meninggal di rumah sakit Persahabatan, Jakarta, Senin (29/1), pukul 16.00 WIB. " Dia positif mengidap flu burung," ujar Hani Haryanto, Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Tangerang, kepada Tempo hari ini.
Menurut Hani, lelaki yang berusia 32 tahun itu mulai sakit sejak 17 Januari lalu dengan gejala, sakit kepala, sesak napas dan demam. Ia sempat dirawat di rumah sakit Bakti Asih, Tangerang 24 Januari. Dua hari kemudian dirujuk ke rumah sakit Persahabatan Jakarta.
Hingga kini, kata Hani, tim Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang masih kesulitan melacak dimana Nas tertular virus flu burung itu. Sebab, meski tercatat sebagai warga perumahan Mediterania, dia lebih sering tinggal dan berdagang di Ciledug. "Sampai dia meninggal, kami belum berhasil menemui keluarganya," ujarnya.
Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, kata Hani, telah mengambil sampel darah warga di lingkungan tempat tinggal Nas Senin lalu. Sedangkan tim dinas peternakan telah menyisir unggas di wilayah tersebut.
Pantauan Tempo di sekitar rumah Nas di perumahan Mediterania terlihat sepi. Rumahnya terkunci. Di sekitar rumah korban ada beberapa warga memelihara ayam dan burung dara. "Kami tahu Pak Nas sakit sejak lama, katanya kena flu burung," ujar Listiawaty, tetangga korban.
Sebelumnya, 27 Januari lalu, seorang siswa SD di Depok berinisial MIY, 9,5 tahun di Depok meninggal akibat flu burung.
Joniansyah
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Metro
- KAI Tagih Biaya Perawatan Kereta Api
- Ahok Cabut SK Kelola Lahan Waduk Pluit PT Jakpro
- Tarif Progresif KRL Berlaku Bulan Depan
- Lelaki Korban Potong 'Burung' Angkat Bicara
- Sekitar 150 Bajaj Diremajakan di Jakarta Barat
- Jokowi: Rumah Sakit Jangan Hanya Kejar Untung
- Korban dan Pelaku Potong 'Burung' Jadi Tersangka?













