Topik
Proyek Pelapis Tebing di Jambi Terbengkalai
TEMPO Interaktif, Jambi:Proyek pelapis tebing Sungai Batangasai, Desa Pulauaro, Kecamatan Pulauaro, Kabupaten Sarolangun, Jambi, tahun anggaran 2007 dengan menelan dana Rp 2,8 miliar, kini terbengkalai.
Berdasarkan pantauan Tempo di lapangan, proyek dengan volume pekerjaan 150 meter yang dikerjakan PT Mertindo Perkasa ini, ditinggalkan kontraktornya begitu saja tanpa alasan jelas.
Pihak kontraktor pelaksana hanya sekedar memasang beberapa buah besi pancang saja. Bila dikalkulasi hanya sekitar 20 persen dari seluruh jumlah volume proyek.
Mulyono, Pimpinan Pelaksana Kegiatan Proyek Pengendali Sungai dan Banjir Sub Dinas Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, mengakui jika proyek tersebut tidak selesai. "Memang benar proyek itu tidak selesai dan hanya dilaksanakan sekitar 24 persen dari nilai pekerjaan seluruhnya," ujarnya.
Kontrak pekerjaan dengan perusahaan sudah diputuskan oleh pihak Badan Pemeriksa Keuangan, setelah pada waktu jatuh tempo pekerjaan tidak juga rampung.
Menurut Mulyono, negara tidak dirugikan karena proyek yang dibiayai dari APBD Provinsi Jambi itu sudah dikembalikan kepada kas daerah. "Kami hanya membayar sebesar volume pekerjaan di lapangan. Bahkan pihak kontraktor dikenakan sanksi denda sebesar 10 persen dari nilai uang yang dibayar, akibat tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tersebut," ujarnya.
"Proyek ini akan kita lanjutkan kembali pada tahun 2008," kata Mulyono.
SYAIPUL BAKHORI