Telkomsel Incar Kenaikan Pelanggan 10 Juta Orang

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pelanggan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) saat ini mencapai 50 juta orang. Operator selular terbesar di Indonesia ini menargetkan tambahan pelanggan baru 7,5-10 juta orang.

Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja menyatakan menjelaskan, sepanjang tahun lalu, pertumbuhan pelanggan Telkomsel mencapai 12,2 pelanggan baru atau rata-rata 1 juta per bulan. Dengan pertumbuhan pelanggan itu, hingga akhir 2007 jumlah pelanggan Telkomsel mencapai 47,8 juta orang.

Peningkatan jumlah pelanggan itu, kata dia, terus terjadi di awal 2008. Bahkan, selama 1,5 bulan pada awal tahun ini terjadi pertumbuhan pelanggan baru yang cukup fantastis sebanyak 2,2 juta orang. Alhasil sampai dengan saat ini jumlah pelanggan Telkomsel telah mencapai 50 juta orang. "Angka ini cukup membuktikan kepercayaan pengguna selular cukup tinggi terhadap kualitas layanan Telkomsel di tengah persaingan pasar seluler yang semakin ketat," ujarnya dalam siaran pers di Jakarta.

Saat ini 50 juta pelanggan Telkomsel dilayani lebih dari 21 ribu Base Transceiver Station (BTS) dan 300 ribu titik pelayanan, seperti GraPARI, geraiHALO, kiosHALO, outlet dealer, retail nasional, dan m-Kios. Telkomsel berencana menambah 5.000 BTS baru pada tahun ini. Oleh sebab itu, kata dia, Telkomsel menginvestasikan US$ 1,7 miliar (sekitar Rp 15 triliun) pada tahun ini untuk memperluas jangkauan, kualitas jaringan dan bisnis baru (mobile wallet, broadband, konten seperti m-Komik dan lain-lain).

Menurut dia, pada tahun ini Telkomsel menargetkan penambahan 7,5 - 10 juta pelanggan baru. Pertumbuhan pelanggan itu diperkirakan masih akan didominasi pelanggan di luar Jawa Di Jawa masih akan tumbuh, tetapi tidak sebesar di luar pulau Jawa. "Kebutuhan layanan selular di Jawa cenderung ke arah fitur dan layanan."

Pengamat telekomunikasi Mas Wigrantoro mengatakan, target Telkomsel tahun ini menambah pelanggan sekitar 7-10 juta tahun ini cukup wajar karena tahun lalu saja pertumbuhan jumlah pelanggannya mencapai 12,2 juta. "Tapi naiknya jumlah pelanggan ini tidak dibarengi dengan laju pertumbuhan pelanggannya," kata dia kepada Tempo kemarin.

Dia memaparkan, setiap tahun jumlah pelanggan Telkomsel memang terus bertambah. Pada 2006, jumlah pelanggan perusahaan selular milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) ini mencapai 35,6 juta orang. Pada akhir 2007, pelanggan Telkomsel naik lagi menjadi 47,8 juta orang. Hingga kemarin, jumlah pelanggan Telkomsel mencapai 50 juta.

Namun, menurut dia, laju pertumbuhan jumlah pelanggan Telkomsel justru menurun dalam empat tahun terakhir. Penurunan ini bukan dialami oleh Telkomsel saja, tapi juga operator lain seperti Indosat dan Excelcomindo (XL).

Banyak faktor yang menyebabkan penurunan laju pertumbuhan pelanggan ini. Di antaranya semakin ketat persaingan operator seluler di Indonesia dengan bermunculannya pemain baru. Selain itu, operator seluler berbasis Code Division Multiple Access (CDMA) juga menjadi pesaing yang tidak bisa dianggap enteng oleh operator Global System Mobile (GSM). "Pertumbuhan CDMA seperti Mobile-8 dan Bakrie Telekom dalam dua tahun ini cukup bagus," ujar Ketua Ketua Masyarakat Telekomunikasi Indonesia ini.

Munawwaroh