Akibat Banjir, Perikanan Budidaya Rugi Rp 163,98 Miliar
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Banjir yang melanda beberapa daerah di Indonesia membuat sektor perikanan budidaya rugi Rp 163,98 miliar. Kerugian ini meliputi kerusakan konstruksi tambak dan ikan yang hilang akibat banjir.
"Hingga saat ini rekapitulasi kerugian akibat banjir tersebut berasal dari empat provinsi," kata Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Soen'an Hadi Poernomo, Sabtu (1/3).
Soen'an mengatakan DKP mengajukan usul bantuan sosial untuk para nelayan budidaya, terutama buat penggantian kehilangan benih, sebesar Rp 38,99 miliar. Usul itu rencananya akan dikirimkan ke Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat pada 12 Maret.
Kerugian terbesar dialami oleh Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 104,2 miliar, yang berasal dari kerusakan tambak, kolam, dan keramba jaring apung yang tersebar di 14 kabupaten. Gabriel Wahyu
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Farhat Jadi Tersangka, Ahok Sudah Lupa
- Safari 'Pencitraan' 2014, Gita Wirjawan Menjawab
- Jurus Sukses UN SMAK 1 BPK Penabur Jakarta
- Ini Syarat Menjadi Manajer Manchester City
- Orang Cerdas Tak Mampu Lihat Gerakan Besar?
- Robot Pintar Ini Digerakkan oleh Ponsel
- X-Wing, Pesawat Luar Angkasa Star Wars, Mendarat di New York













