Pemerintah Siapkan Insentif Produsen Mobil Murah
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah siap memberikan insentif untuk produsen otomotif penghasil mobil murah. Insentif diharapkan menjadi pemicu bagi para produsen otomotif agar mengembangkan mobil murah di Indonesia secara serius.
India lewat Tata Motors dan Hyundai sudah memproduksi mobil murah merek Nano dengan harga sekitar US$ 2500 per unit (sekitar Rp 22-25 juta). "Kami akan berikan bea masuk yang berbeda dan insentif lainnya," kata Menteri Perindustrian, Fahmi Idris, Jakarta (19/3).
Insentif tambahan yang sudah ada, kata dia, adalah PP No 1 tahun 2007 soal insentif pajak. Selain itu akan ada tambahan insentif untuk proses produksi yang dikerjakan di dalam negeri karena berdampak pada pengembangan industri komponen dalam negeri.
Pekan lalu, pemerintah telah menyampaikan usulan pembangunan produksi mobil murah ke jajaran eksekutif Toyota Motor Co, Jepang, antara lain Senior Advisor Member of The Board Toyota motor Co, Hiroshi Okuda dan
Presiden Toyota Motor Asia pacific Ryoichi Sasaki. "Pada prinsipnya mereka setuju dengan usulan ini," ujarnya.
Menurut Fahmi, kemungkinan realisasi masih memerlukan waktu beberapa tahun. "Tidak tahun ini atau tahun depan," jelasnya. Mobil murah atau low cost car ini, sudah menjadi trend kebutuhan negara berkembang.
Potensi pasar mobil murah di Indonesia, kata Fahmi sangat besar. saat ini terdapaat sekitar 35 juta pengendara sepeda bermotor yang berpotensi menjadi pembeli mobil murah.
yuliawati
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Inilah Skuad Belanda untuk Hadapi Indonesia
- Kak Seto: Darin Mumtazah Harus Diperlakukan Khusus
- Kasus Blok A, Ahok Tak Gentar Hadapi Djan Faridz
- Pembunuh Tentara Dituntut 14 Tahun 6 Bulan Penjara
- Dua Kakek Bersaing Menjadi Pendaki Everest Tertua
- Gita Wirjawan Rajin ke Daerah, Bekal Nyapres?
- FOTO Toyota Alphard Milik Luthfi Hasan Ishaaq
Berita Utama Bisnis
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun
- 22 Bank Dilibatkan dalam Program Pembiayaan Rumah
- Dua Jurus Chatib Basri Meredam Inflasi
- Hari Ini, Chatib Basri Bahas APBN Perubahan 2013
- Freeport Berhenti, Negara Rugi US$ 1,82 Juta/Hari
- ESDM: Seluruh Korban Longsor Freeport Ditemukan













