Presiden Minta Depag Tertibkan Paspor Hijau
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan puas dengan penyelenggaraan ibadah haji tahun lalu yang dinilai berlangsung baik. Namun ia meminta Departemen Agama menertibkan penggunaan paspor hijau untuk ibadah haji.
"Atasi masalah paspor hijau. Harus ada policy, tidak boleh masalah yang ini sering terjadi," kata Yudhoyono saat memberikan pengarahan dalam pembukaan rapat kerja nasional Departemen Agama di Istana Negara, kemarin.
Penggunaan paspor hijau untuk haji lazimnya hanya digunakan oleh mereka yang mendapatkan undangan khusus dari pemerintah kerajaan Arab Saudi. Sedangkan jemaah haji biasa, umumnya menggunakan paspor berwarna cokelat. Hal ini lebih murah, karena si jemaah tak perlu lagi membayar biaya visa ketika berada di tanah suci. Pemeriksaan di imigrasi pun akan lebih cepat.
Meski menyatakan puas, Presiden Yudhoyono, meminta agar penyelenggaraan haji tahun berikutnya ditingkatkan. Pelayanan di Departemen Agama juga harus dilakukan dengan transparan, akuntabel, dan profesional. Kalau ada kekurangan, ia meminta segera diperbaiki. "Jangan cari kambing hitam," katanya.
Sementara itu, Menteri Agama M. Maftuh Basyuni menegaskan pemerintah tetap akan memberikan sanksi bagi penyelenggara haji yang menyalahi aturan. "Kita hajar itu," katanya. Bila kinerja penyelenggara haji membaik, lanjutnya, pemerintah tak segan untuk mengembalikan izin operasi. Ninin Damayanti
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Asteroid Besar Akan Melintasi Bumi Akhir Mei
- Pendiri Grup Band The Doors Tutup Usia
- David Karp, 'Drop Out' SMA yang Kaya dari Tumblr
- Kiki Amalia Terima Dana dari Fathanah via BCA
- Mobil-mobil Keren di Film `Fast & Furious`
- Pengacara PKS Bungkam Soal Pelat Nomor Palsu
- Dahlan Iskan Semangati 10 Ribu Guru di Bogor













