Topik
Kinerja Keuangan Maskapai Perlu Diaudit
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah didesak untuk segera mengaudit kinerja keuangan maskapai penerbangan. Audit ini sangat penting untuk memastikan maskapai benar-benar menyediakan anggaran untuk aspek keselamatan penerbangan dalam jumlah yang memadai.
Ketua Lembaga Masyarakat Peduli Angkutan Udara Indonesia (PAUKI), Eko Roesni Putro, mengatakan audit itu juga diperlukan agar pemerintah dapat sesegera mungkin melakukan antisipasi bila maskapai itu menghadapi persoalan krisis keuangan.
Karena itu, kata Eko, pemerintah harus menjamin bahwa hasil audit itu tidak boleh dibocorkan kepada publik maupun maskapai lain. Tapi pemerintah juga harus bersikap profesional. “Jadi bila ada informasi yang bocor berarti Dephub (Departemen Perhubungan) yang tidak benar," kata dia.
Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Departemen Perhubungan, Bambang Ervan, audit kinerja keuangan maskapai penerbangan sudah lama direncanakan. Untuk menjaga ketepatannya, audit akan dilakukan dengan menggandeng akuntan publik independen. "Tapi audit ini masih wacana yang perlu dimatangkan," ujarnya.
Namun Sekretaris Jenderal Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional, Tengku Burhanudin, menolak usulan agar pemerintah mengaudit keuangan maskapai. Sebab audit keuangan di luar kewenangan dan kapasitas pemerintah sebagai regulator. Pemerintah sebaiknya berkonsentrasi saja pada audit teknis dan operasional.
Harun Mahbub