Topik
Pedagang Kaki Lima Haus Hormati Pejalan Kaki
TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X menilai, pedagang kaki lima di Yogyakarta adalah bagian dari tata hidup masyarakat yang ingin sejahtera. Pemerintah Yogjakarta sendiri tidak pernah berupaya mematikan usaha mereka. Namun perlu ada aturan penguasaan lahan antara pedagang, pemerintah dan masyarakat. "Hak masyarakat untuk pedestrian juga harus dihormati," katanya usai diskusi Sensor film di Aksara Kemang, Jakarta, Senin (31/3).
Pedakang kaki lima sebaiknya menyadari bahwa pedestrian bukan hak yang tidak bisa diganggu gugat. Saat ini yang terpenting adalah sosialisasi dan dialog antara pemerintah kota dan pedagang.
Sehari sebelumnya pedagang kaki lima dan juru parkir di Yogjakarta berunjuk rasa mendukung RUU Keistimewaaan Yogjakarta. Pengurus Asosiasi Pedagang Kaki Lima Jalan Malioboro, Suwardi menyatakn pedagang rela tidak mencari nafkah demi Yogjakarta. Aksi ini ingin menghapus citra pedangang kaki lima yang sulit diatur. (Dianing Sari)
Web via