Aksi Pencurian Motor, Tiga Orang Tewas


TEMPO Interaktif, Tangerang:Peristiwa pencurian motor di Perumnas I, Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, tadi malam merenggut tiga nyawa sekaligus.


Mereka adalah dua pria yang diduga sebagai pelaku
pencurian kenderaan bermotor yang tewas dihakimi massa dan seorang warga yang tewas tertembak oleh senjata api para penjahat itu.


Kedua pria tersebut adalah Hermansyah (20), warga asal Kampung Gabung, RT 01/05, Lampung dan Agung Darwis Pangestu alias Edwin (28), warga Jalan Empu Gandring Raya, No.49, RT 03/07, Cibodas, Perumans Tangerang.

Sementara warga tewas akibat tembakan kedua pelaku adalah Ilham Prasetyo (24), karyawan swasta yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Aksi brutal massa ini dipicu setelah sebelumnya kedua orang itu menembak mati salah seorang warga di Jalan Cimanuk 2, RT 08/02 dikompleks perumahan itu.

Menurut Supoyo Sulaiman (45), Ketua RT 08/02,
Kelurahan Karawaci Baru, peristiwa berawal ketika dua pria itu berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter B6085 PEY dengan kecepatan tinggi.

Saat melintasi Jalan Cimanuk yang sempit, sepeda
motor yang ditunggangi kedua pria itu nyaris menambrak
salah seorang warga. Kejadian heboh itupun langsung
memicu perhatian warga sekitar.

Dengan cepat puluhan warga langsung berhamburan keluar rumah.“Waktu itu saya mendatangi kedua pria itu guna
memperingatkan. Tapi begitu saya mendekat, salah
seorang pelaku mencabut pistol dan langsung menembak
hingga mengenai bagian dada Ilham,” ujar Sulaiman disela-sela memandikan jenazah korban di rumahduka, Kamis (3/4) pagi.

Kejadian itupun seketika memicu reaksi warga. Sesaat
setelah terdengar suara tembakan, ratusan warga
langsung berhamburan keluar rumah. Hingga kedua pelaku
tak kuasa kabur karena terkepung oleh warga yang
terlanjur memenuhi Jalan Cimanuk. Tanpa diperintah
lagi, warga yang murka langsung menghakimi kedua
pelaku hingga sekarat tak berdaya. Joniansyah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X