Solid State Disk 256 GB Tertipis
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kalau awal Maret lalu Samsung Electronics mengumumkan akan meluncurkan media penyimpanan solid state disk berkapasitas 256 gigabita pada 2009, pelanggan tak harus menunggu sampai selama itu. Akhir pekan lalu, Super Talent malah mengumumkan mulai mengapalkan SSD serupa pada akhir bulan ini.
Pengembang peranti memori yang berbasis di San Jose, Amerika Serikat, itu akan menjual SSD-nya untuk perusahaan pembuat komputer jinjing. SSD adalah kelas yang baru bangkit dalam perangkat penyimpanan. Bentuknya menyerupai hard disk. Namun, data tidak disimpan di dalam sebuah cakram magnetik berputar, tapi pada chip memori flash.
Karena menggunakan chip memori, penyimpanan SSD lebih kukuh dan tahan banting. Peningkatan kinerja yang ditawarkannya pun lebih besar. Tapi biaya penyimpanan per bitanya juga lebih besar.
Drive baru dari Super Talent ini memiliki ukuran yang sama dengan hard disk laptop 2,5 inci pada umumnya, tapi lebih tebal ketimbang kebanyakan hard disk laptop (9,5 milimeter), yakni 12,5 milimeter. Tapi, jika dibandingkan dengan SSD 256 GB dari manufaktur lain, ia adalah yang tertipis.
Drive ini juga memiliki antarmuka SATA-I sehingga bias dengan muda diubah dengan disk drive konvensional, tanpa perlu perlakuan khusus. Waktu aksesnya 0,1 milidetik, kecepatan baca sekuensial maksimumnya 65 megabita per detik, dan kecepatan tulisnya 50 megabita per detik.
Super Talent telah mengirimkan contoh produknya itu kepada pelanggannya. Perusahaan ini hanya memasok drive ini kepada pembuat komputer perseonal (PC). Harganya US$ 5.950 (Rp 5,47 juta) per unit.
Sementara itu, Samsung telah memasok SSD 64 gigabitanya kepada produsen PC Cina, Lenovo, untuk Lenovo ThingkPad X300. Menurut Jim Elliott, Vice President of Memory Marketing for Samsung Semiconductor, perusahaannya akan mengapalkan contoh SSD 128 GB pada pertengahan tahun ini.
Seperti halnya Super Talent, SSD 128 GB Samsung hanya dipasok untuk perusahaan pembuat PC. Samsung akan tetap bekerja sama dengan pembuat PC, seperti Lenovo dan Dell. Menurut Elliot, Samsung akan mencoba meningkatkan kapasitas SSD-nya setiap tahun.
SSD bakal menggantikan hard disk sebagai media penyimpanan utama notebook suatu saat nanti karena ringan, efisien tenaga, dan lebih cepat. Misalnya SSD 64 GB SATA II Samsung ini, yang kinerjanya diklaim dua hingga lima kali lebih cepat daripada hard disk konvensional, bobotnya yang ringan (73 gram), dan konsumsi listrik yang 30 persen lebih hemat.
Elliot mengatakan SSD akan turun pada semester kedua tahun ini karena industri akan beralih ke flash NAND SSD multilevel cell (MLC). Kebanyakan SSD yang ada saat ini adalah flash NAND SSD single level cell (SLC) yang harganya lebih mahal.
Harga SSD 64 GB SLC saat ini, menurut Nam Hyung Kim, Kepala Analis iSuppli, sekitar US$ 600. Menurut Joe Unsworth, Kepala Analis Gartner, SLC kinerja hampir dua kali lebih cepat ketimbang MLC dalam aspek endurance cycle.
l PCWORLD | SAMSUNG | WIKIPEDIA
BOOKMARK
Solid State Drive (SSD): media penyimpanan berbasis memori flash pertama yang diperkenalkan oleh M-Systems pada 1995. Sejak itu, SSD sukses menggantikan hard disk dalam industri militer dan penerbangan, serta aplikasi mission-critical. M-System kemudian diakusisi oleh SanDisk pada 2006. Selain berbasis memori nonvolatile flash NAND, ada SSD berbasis (memori volatile) SRAM atau DRAM, yang biasanya disebut RAM drive. SSD flash secara signifikan lebih lambat ketimbang SSD DRAM. Kecepatan SSD DRAM tak kurang dari 0,01 milidetik (lebih dari 250 kali lebih cepat daripada hard disk tercepat pada 2004. Adapun SSD flash kecepatannya dua hingga lima kali lipat hard disk. Ia juga lebih hemat energi dan lebih tahan banting.