Topik
DPRD Tangerang Kecam Kualitas Minyak Goreng Bersubsidi
TEMPO Interaktif, Tangerang:
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang meminta agar Dinas Perindustrian dan Perdagangan bertanggungjawab atas tidak beresnya operasi pasar minyak goreng bersubsidi diwilayah itu. Minyak goreng yang dijual kemasyarakat kotor, berbau tengik dan kurang takaran.
"Dinas Perindustrian harus ikut tanggung jawab. Tidak boleh lepas tangan begitu saja," kata Ketua Komisi B Togu Pardamean Tobing, Jumat (4/4).
Menurut Togu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan bertanggung jawab penuh dalam penyaluran minyak goreng. Soal apakah penyaluran itu didelegasikan ke pihak ketiga, ujarnya, merupakan persoalan lain yang tidak bisa mengurangi tanggung jawab pemerintah dalam menyalurkan minyak goreng. "Masyarakat tahunya ya pemerintah yang menyalurkan minyak goreng," katanya.
Munculnya permasalahan tersebut, menurut Togu, pemerintah daerah harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap para penyalur. "Kami akan tanyakan ke Dinas terkait," katanya.
Joniansyah