Bocah SD Diduga Diculik


TEMPO Interaktif, Jakarta: Bayu Dwi Nugroho, 9 tahun, bocah kelas 3 SD 01 Parung, Bogor hilang sejak pukul 14.00 WIB. Ayah Bayu, Ryanto, 38 tahun, menduga anaknya telah menjadi korban penculikan.

Menurut Ryanto, tadi siang Bayu beserta enam orang temannya bermain di Komplek Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Curug, Gunung Sindur. Lalu ada 2 laki-laki tak dikenal berboncengan naik sepeda motor Yamaha Jupiter Z berwarna merah mendekat. "Kedua orang tersebut mengaku polisi yang sedang menggejar pelaku pencurian kendaraan bermotor," katanya. Mereka minta ditunjukkan suatu tempat. Bayu diajak untuk menunjukkan tempat tersebut.

Teman-temannya sudah berusaha melarang, namun Bayu sudah terlanjur dibonceng oleh kedua orang tersebut. Sejak saat itulah, Bayu tak terdengar kabarnya dan belum pulang ke rumah. Padahal biasanya Bayu tak pernah menghilang seperti ini.

Ryanto telah melaporkan hilangnya Bayu ke Kepolisian Sektor Gunung Sindur sekitar pukul 14.30 WIB. "Namun, polisi meminta kami melapor lagi setelah 24 jam," ujarnya. Kecurigaan Ryanto bahwa putranya diculik semakin besar karena dari polisi ia mendapat keterangan bahwa tidak ada petugas yang sedang keluar menggejar pelaku.

Tapi, sampai pukul 20.00 WIB belum ada pihak yang menghubungi ke rumah. "Anak saya juga tidak hapal nomor telepon rumah atau handphone saya," katanya.

Saat pergi, Bayu menggenakan kaos hitam bergambar tengkorak dan celana jeans pendek warna biru. Bayu memiliki bentuk wajah bulat, rambut lurus, dan berkulit sawo matang. | Sofian

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X