Nirkabel Minus Internet


TEMPO Interaktif, Jakarta: Bayangkan Anda tertahan di bandara selama berjam-jam karena jadwal penerbangan tertunda. Internet bisa menjadi salah satu alternatif untuk membunuh kebosanan. Namun, bagaimana bila tak ada koneksi Internet?

Persoalan ini berhasil dipecahkan ilmuwan dari Institut Teknologi Technion dari Haifa, Israel. Mereka membuat anggota situs jejaring sosial Facebook bisa saling berhubungan, meski minus koneksi Internet lewat kabel ataupun titik-titik panas.

Para pengguna Facebook bisa melakukan chatting sampai bermain game. Semuanya berkat aplikasi baru bernama Peersonalizer. Aplikasi ini bisa dinikmati dengan mendaftar langsung di situs Facebook dan menginstal client-nya dari situs www.wipeer.com.

Peersonalizer adalah hasil penelitian terbaru di Institut Technion. Aplikasi ini merupakan pengembangan dari teknologi WiPeer yang ditemukan oleh peneliti di institut itu setahun lalu.

WiPeer adalah teknologi yang memungkinkan terjadinya komunikasi nirkabel secara langsung antarpengguna komputer pada radius maksimal 900 kaki. Konektivitas ini disebut juga jaringan nirkabel ad-hoc.

Komunikasi bisa dilakukan tanpa peralatan intermediari atau perantara, seperti router access point atau sambungan Internet. Caranya, adapter nirkabel di dalam komputer (seperti fitur Wi-Fi) yang akan akan dihubungkan mesti dikonfigurasi ke moda ad-hoc.

Semua adapter nirkabel itu mesti menggunakan SSID dan nomor channel yang sama. SSID adalah nama untuk wireless local area network.

Koneksi langsung (peer-to-peer) ini memungkinkan pengguna komputer saling berbagi berkas digital, memainkan game multiplayer, sampai chatting. Menurut Profesor Roy Friedman, penemu WiPeer, koneksi ini bisa mentransfer berkas sebesar 700 megabita dalam 15 menit saja.

"Kami ingin membawa ini ke sebanyak mungkin orang," kata Friedman. "Bila ada dua komputer di ruangan yang sama, tak masuk akal kalau mereka harus keluar ruangan dulu untuk berkomunikasi lewat Internet."

Nah, pada Peersonalizer, pengguna situs Facebook bisa menikmati teknologi WiPeer dan saling berbagi foto, menambah teman baru, dan memainkan game interaktif di Facebook. Syaratnya, mereka mesti sama-sama menginstal aplikasi tersebut.

Sejauh ini, Peersonalizer baru ditanamkan di Facebook. Menurut Friedman, Peersonalizer juga bisa diaplikasikan ke situs jejaring sosial lain, seperti MySpace dan Friendster.

"Aplikasi ini membuat jejaring sosial memasuki level berikutnya," kata Friedman. "Peersonalizer mendemonstrasikan bahwa jejaring sosial bisa bertindak sebagai mekanisme komplementer, ketimbang sekadar pengganti, bagi kehidupan sosial dan bisnis."

Aplikasi itu diciptakan dua mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Technion, Lior Biran dan Tomer Einav, di bawah supervisi Friedman dan dua mahasiswa doktoral, Vadim Drabkin dan Gabi Kliot, yang ikut menciptakan WiPeer.

l DEDDY SINAGA | WIPEER | FACEBOOK | PRNEWSWIRE | NEWSWISE | COMPUTERWORLD


BOOKMARK:
Jaringan nirkabel ad-hoc: jaringan nirkabel yang didesentralisasi, yang tiap nodenya (satu perangkat komputer misalnya) bisa saling berkirim data (routing) dengan node yang lain. Ini berbeda dengan sistem jaringan kabel, yang routing-nya diatur oleh router. Berbeda pula dengan sistem managed wireless, yang komunikasi antarnodenya diatur oleh sebuah node yang berfungsi sebagai access point.

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X