Kesal Dipalak, Pengamen Bunuh Preman
TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang Pengamen ditangkap Kepolisian Sektor Metropolitan Tanjung Duren, Jakarta Barat, karena membunuh preman. "Saya kesal. Dia suka marah-marah terus malakin saya dan teman-teman," kat pengamen bernama Adriansyah, di ruang tahanan Polsek, kemarin.
Menurut Adriansyah, Senin malam (21/4) dia bersama sejumlah temannya berkumpul di daerah Pesing, Cengkareng, Jakarta Barat. Saat itulah Sahat Hutabarat, yang selama ini dikenal sebagai preman, datang. "Dia mabuk. Dia minta uang, kalau nggak dikasih kami ditampolin satu-satu," kata Ardiansyah.
Kelakuan Sahat itu membuat Ardiansyah dan dua rekannya, Irfan dan Inang, kesal. Mereka membuntuti Sahat sampai jalan Daan Mogot. Di bawah Fly Over Pesing, Adriansyah dan teman-temannya lalu menghajar Barat. "Saya tebas pakai golok kena dadanya, sedangkan dua teman saya yang lain mukul dan nginjek dia," katanya.
Setelah Adriansyah dan rekannya mengeroyok Barat hingga sekarat, mereka meninggalkan Barat begitu saja. Seorang warga menemukan Barat dalam keadaan sekarat. Melihat Barat yang sekarat, warga tersebut membawanya ke Rumah Sakit Sumber Waras, namun sayang dalam perjalanan Barat meninggal dun ia.
Adriansyah ditangkap saat menemani isterinya ke bidan. Kebetulan istrinya tengah mengandung anak mereka yang kedua. Kedua teman Adriyansah saat ini masih dicari polisi. | Rika Panda
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Begini Sukotjo Antar Duit Rp 2 Miliar ke Djoko
- Pecat Stramaccioni, Inter Tunjuk Mazzarri
- FOTO: Jessica Alba Tampil Glamor di Singapura
- Ke Luar Angkasa Bareng DiCaprio Habiskan Rp 14,5 M
- Ada Es Krim Rasa Burung di Jepang
- Fatin Menang X-Factor Ramai di Twitter
- Sukotjo Akui Pernah Setor ke Irwasum Polri Rp 1 M
Berita Utama Metro
- Akan Diinterpelasi Soal KJS, Jokowi: Siap Grak!
- Lulus 100 Persen, Siswa SMAN 8 Ingin Traktir Guru
- Jokowi: Pejabat Dilarang Menerima dan Menjanjikan
- Jokowi: Rumah Dinas Lurah dan Camat Akan Dicabut
- Jakarta Bakal Punya Pedestrian Melayang
- Istri Perwira Polisi Dirampok di Tol Jagorawi
- Penyewa Rusun Marunda Bayar Rp 700 Ribu Per Bulan














