Subsidi Minyak Telah Mencapai Rp 32 Triliun
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Subsidi bahan bakar minyak selama Januari-Februari 2008 ini telah menghabiskan anggaran negara sebesar Rp 32 triliun. "Arus kas pemerintah untuk anggaran subsidi sudah hampir habis," kata Direktur Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Direktorat Jenderal Anggaran Mudjo Suwarno kepada Tempo hari ini.
Mudjo menjelaskan, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN Perubahan belum turun, sedangkan anggaran subsidi APBN sebesar Rp 45 triliun. "Sekali pencairan lagi dananya sudah habis," ujarnya. Meski demikian, pagu anggaran APBN Perubahan sebesar Rp 126 triliun.
Program penghematan, kata Mudjo, sangat diharapkan menekan pembengkakan subsidi. Pasalnya, rata-rata harga minyak ICP bulan maret sudah mencapai US$ 103,11 per barel sedangkan harga rata-rata tiga bulan sudah mencapai US$ 96-97 per barel atau melebihi asumsi APBN Perubahan US$ 95 per barel.
"Mudah-mudahan harga minyak bisa turun pada level US$ 95, kalau tidak ya duitnya tidak cukup," katanya.
AGUS SUPRIYANTO
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Muslim Myanmar Hanya Boleh Punya 2 Anak
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
Berita Utama Bisnis
- Ini Lima Fokus Agus Marto sebagai Gubernur BI
- Sistem Jaringan Bandara Soetta Alami Gangguan
- Agus Marto Dilantik Jadi Gubernur Bank Sentral Hari Ini
- Harga BBM Naik, Golkar Setuju Ada BLSM
- UMR Naik Diklaim Bikin UKM Tutup
- Gerindra Tak Bangga Ekonomi Tumbuh 6,2 Persen
- Krakatau Steel Pastikan Proyek Posco Tetap Lancar













