Kimia Farma Akan Rights Issue Tahun Depan
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Kimia Farma (Persero) Tbk., menargetkan bisa meraup dana senilai Rp 400-600 miliar dari kegiatan penerbitan saham baru rights issue) yang direncanakan akan dilakukan pada tahun depan.
"Seluruh dana itu akan kami gunakan untuk pengembangan usaha," ujar Direktur Utama Kimia Farma Sjamsul Arifin di Jakarta kemarin.
Dia mengatakan, aksi aksi korporasi semula akan dilaksanakan pada semester pertama 2008. Namun, rencana itu ditunda hingga 2009 karena kondisi pasar saham yang tidak kondusif. "Melepas saham milik pemerintah memang tidak mudah. Apalagi saat ini kondisi pasar belum membaik," ujar Syamsul
Menurut dia, perseroan akan menawarkan opsi melepas 39 persen saham baru melalui rights issue kepada Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil.
Ketika disinggung mengenai pembentukan perusahaan induk farmasi milik negara, dia mengungkapkan Kimia Farma setuju dan siap untuk merger dengan PT Indofarma Tbk. Sebab, tujuan merger itu untuk membentuk perusahaan farmasi yang besar dan jauh lebih kuat. "Kami setuju dan siap dengan opsi itu," katanya. Saat ini Sjamsul mengaku masih masih menunggu skema yang pasti dari pemerintah.
Sorta Tobing
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Kabar Coronavirus Belum Pengaruhi Perjalanan Umroh
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi














