Laba Bersih Kuartal Satu 2008 BNI Turun 61,7 persen
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk., membukukan penurunan laba bersih sebesar 61,7 persen pada kuartal pertama tahun ini. Laba bersih perseroan menurun dari Rp 400 miliar pada periode yang sama 2007 menjadi Rp 153 miliar.
Penurunan laba itu karena kenaikan kebijakan provisi sebesar 92,5 persen, dari Rp 623 miliar menjadi Rp 1,199 triliun. "Penambahan pencadangan ini untuk melanjutkan penguatan fundamental perusahaan menghadapi tantangan bisnis ke depan," ujar Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo hari ini (28/4) dalam paparan publiknya di Jakarta.
Penurunan laba bersih menyebabkan penurunan return on asset (ROA) dari 1,41 persen menjadi 0,5 persen dan return to equity (ROE) turun dari 16,14 persen menjadi 4,19 persen. Sementara itu, laba bersih sebelum pajak juga turun 65,3 persen, dari Rp 606 miliar menjadi Rp 210 miliar.
Total aset perseroan juga berkurang 7,3 persen dari Rp 174,97 miliar menjadi Rp 162,27 miliar. Namun, terjadi peningkatan modal sebesar 2,6 persen dari Rp 14,55 miliar menjadi Rp 14,92 miliar.
Sorta Tobing



