Pengamanan Ahmadiyah Diperketat


TEMPO Interaktif, Jakarta:Polisi akan meningkatkan pengamanan basis Ahmadiyah menyusul penyerangan masjid jemaahnya di Sukabumi, Jawa Barat Senin lalu. Itu dilakukan untuk mengantisipasi serangan terhadap basis aliran itu.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian RI Inspektur Jenderal Abubakar Nataprawira semalam mengatakan, jika ada indikasi terjadi penyerangan terhadap basis Ahmadiyah, polisi akan menambah jumlah personel di tempat itu. Jumlahnya, kata dia, disesuaikan dengan kondisi di lapangan. "Kalau ada indikasi, bisa dibantu dari Kepolisian Resor setempat," ujarnya.

Senin dini hari lalu Masjid Al-Furqon milik Jemaah Ahmadiyah di Parakansalak, Sukabumi, Jawa Barat, dibakar sekelompok warga. Massa juga merusak tiga bangunan madrasah. Tidak ada korban dalam aksi itu. Polisi telah memeriksa delapan saksi, dua di antaranya mengarah sebagai tersangka karena diduga ikut membakar.

Abubakar mengakui ketika itu polisi kekurangan personel untuk mengamankan daerah itu. Pengamanan hanya dari Kepolisian Sektor setempat yang berjumlah enam orang. Padahal, menurutnya, massa ketika itu berjumlah sekitar 200 orang.


Desy Pakpahan

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X