Kalla Larang Golkar Cari Dana Tak Halal untuk Pemilu 2009


TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Jusuf Kalla meminta para pimpinan dan kader partai tidak mencari dana untuk partai dengan cara yang tidak benar untuk Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden 2009. Sebab, hal itu bisa menyebabkan citra partai rusak di mata publik.

"Citra partai ini salah satu hal yang menentukan partai dipilih masyarakat," kata Kalla saat memberi pengantar pada Rapat Konsultasi Partai Golkar di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Jumat (2/5).

Hadir dalam kesempatan ini Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Surya Paloh, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Andi Mattalatta dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Soemarsono.

Menurut Kalla, praktek-praktek yang tidak halal itu seperti mengambil dana-dana dari instansi pemerintah atau departemen dimana ada kader partai di instansi tersebut. "Ini bisa jadi bumerang dan merusak citra partai," kata dia.

Beberapa Partai, Kalla melanjutkan, ada yang memanfaatkan momen pemilihan Kepala Daerah sebagai pundi-pundi mendapatkan keuntungan finansial. "Kalau Golkar, tidak ada satu sen pun yang diterima dari Pilkada," katanya. Anton Aprianto

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X