Harga Minyak Sentuh US$ 122

TEMPO Interaktif, New York:Harga minyak mentah dunia mencetak rekor tertinggi mencapai US$ 122,73 per barel untuk pengiriman Juni mendatang. Lonjakan harga minyak dipicu kerusahan di Negeria dan melemahnya nilai tukar dolar Amerika.

Sebelum ditutup ke level US$ 121,84 per barel pada perdagangan di New York waktu setempat (Selasa, 6/5), harga minyak terus mengalami kenaikan. Pada perdagangan untuk pengapalan Juni mendatang harga minyak ditutup naik US$ 1,87 per barel dibandingkan pada penutupan Senin (5/5). Sedangkan di bursa London, minyak jenis Brent sempat menyentuh US$ 120,99 per barel sebelum ditutup pada level US$ 120,31.

Kalangan analis memperkirakan lonjakan harga minyak masih akan terjadi pada perdagangan pekan ini. Pemicunya antara lain akibat masalah geopolitik di Irak, Iran dan Nigeria serta pelemahan nilai mata uang Amerika Serikat.

Menteri Perminyakan Kuwait Mohammad al-Olaim pekan lalu mengatakan, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) kemungkinan akan melakukan pertemuan darurat membahas harga minyak. Sebelumnya OPEC menyatakan tidak akan menaikkan produksinya. Saat ini kartel minyak dunia itu menguasai 40 persen pasokan dunia.

ALI NY | AFP