Topik


Daya Beli Turun, Permintaan Plastik Berkurang

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kenaikan Bahan Bakar Minyak subsidi hingga 30 persen diperkirakan akan mempengaruhi permintaan konsumsi plastik dalam negeri. Daya beli masyarakat yang turun akibat kenaikan BBM subsidi diperkirakan akan memangkas konsumsi makanan kemasan.

"Permintaan plastik akan berkurang dengan penurunan konsumsi kemasan, " kata Sekjen Asosiasi Industri Plastik dan Olefin Indonesia (Inaplas), Budi Susanto Sadiman, Jakarta (7/5).

Konsumsi plastik dalam negeri diserap industri kemasan sebanyak 60-70 persen. Rata-rata konsumsi plastik dalam negeri sebanyak 20 ribu ton. komposisi produk kemasan dari plastik mencapai 40 persen, kemasan dari kertas dan karton (35 persen) dan sisanya kemasan terbuat dari gelas dan kaleng.

Selain penurunan daya beli, kenaikan BBM membuat biaya distribusi industri plastik menanjak naik. "Namun tak ada kenaikan biaya produksi secara langsung, " katanya. Harga bahan baku plastik yakni polyetilene dan polypropilene minggu ini berada di posisi US$ 1900 per ton setelah pekan lalu mendekati US$ 2.000 per ton. Sementara itu, etilene dan propilene berada di level harga US$ 1.650 per ton.

yuliawati