Kenaikan Harga BBM Harus Dibahas dengan DPR

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pemerintah diminta membahas skenario kenaikan harga bahan bakar minyak dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara formal. Kenaikan harga itu dinilai bukan kebijakan tepat dalam menyikapi kenaikan harga minyak dunia.


"Sebelum diputuskan harus ada kajian mendalam dan dibicarakan secara resmi dengan DPR," kata anggota Komisi Keuangan DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Senin (12/5).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengundang sejumlah pimpinan fraksi DPR secara informal untuk membicarakan tentang skenario harga BBM. Pertemuan itu dilangsungkan di kediaman Sekretaris Jenderal Departemen Keuangan Mulia Nasution di Jakarta Selatan. Seluruh fraksi, kecuali PDI Perjuangan hadir dalam pertemuan itu. "Pertemuan itu informal," katanya.

Fakta yang ada, katanya, berbagai pihak memandang harga BBM belum perlu dinaikkan. Alasannya, masih ada alternatif kebijakan yang bisa diambil saat ini. "Kalau pemerintah bijaksana, DPR bisa diajak bicara," ujarnya.

Dia menyarankan impor minyak tidak perlu lagi dilakukan oleh pihak swasta. Sehingga, dampak kenaikan harga minyak dunia bisa dikendalikan pemerintah.

KURNIASIH BUDI