Pengusaha Batu Bara Diminta Utamakan Kebutuhan Nasional
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Pengusaha batu bara diminta mengutakan kebutuhan batu bara nasional. Permintaan ini untuk mengantisipasi kebutuhan batu bara yang akan terung meningkat, khususnya untuk pembangkit listrik. Di sisi lain , saat ini permintaan batu bara terus meningkat, seperti dari India dan Cina.
Gubernur Kalimantan Tengah, Teras Narang, mengatakan kebutuhan batu bara nasional harus menjadi prioritas. Karena itu perlu adanya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam perizinan lahan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B), Kuasa Pertambangan, dan Kontrak Karya.
Menurut Direktur Utama PT PLN (persero), Fahmi Mochtar, PLN telah berusaha mengamankan kebutuhan batu bara, terutama untuk mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 10 Ribu MW yang menggunakan batu bara berkalori rendah. "Kami sudah punya kontrak jangka panjang selama 20 tahun," kata Fahmi di Jakarta Senin (12/5).
Nieke Indrietta
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Pengusaha Mebel Ingin Kepastian Harga BBM
- SBY Masih Rahasiakan Soal Menteri Keuangan Baru
- Pasar Kosmetik Ditargetkan Tembus Rp 11 Triliun
- Hatta Tanda Tangani Surat Pemberhentian Oknum Pajak
- ASEI Raih Peringkat BBB- Dari Fitch Ratings
- Merek Asli Indonesia Bakal Bangkit Lagi
- Harga Properti Kelas Menengah Melambung














