1.800 Buruh Kayu Lapis Tuntut Upah

TEMPO Interaktif, Banjarmasin:Sekitar 1.800 buruh PT Hendratna Plywood Banjarmasin melakukan demo menuntut pembayaran gaji pekerja April dan Mei 2008. Demo berlangsung dari pukul 07.00 hingga 13.00 dan berakhir tanpa ada penyelesaian dari perusahaan kayu lapis terbesar di Kalimantan Selatan itu.

Pada pukul 13.00 aksi demo mulai panas. Melihat kondisi yang bisa mengarah ke tindakan anarkis, Ketua SPSI Sektor Perkayuan Sadin Sasau langsung meminta pimpinan demo untuk membubarkan aksi mereka dan meminta demo dilanjutkan Selasa.

Ketua PUK SPSI PT Hendratna Plywood Taufik Rahman, kepada Tempo di sela-sela aksi demo mengatakan sebenarnya pembicaraan soal pembayaran gaji dilakukan sejak Rabu (04/05) dengan pimpinan perusahaan dari Jakarta, dan waktu itu disepakati gaji akan dibayar Kamis (05/05).

Namun, pada tanggal yang sudah disepakati pihak perusahaan tidak juga membayar gaji ke 1.800 pekerja. ”Sampai tanggal 12 Mei gaji kami belum juga dibayar,” kata Taufik Rahman. Selama menunggu pembayaran gaji, dari tanggal 05 Mei hingga 12 Mei 2008, pekerja melakukan aksi mogok dengan melaporkan ke Dinas Tenaga Kerja setempat.

Taufik mengatakan pihaknya akan menolak jika nantinya ada opsi pengurangan karyawan, atau merumahkan karyawan selama perusahaan belum menuntaskan kewajibannya kepada 1.800 pekerja.

Khaidir Rahman