Partai Demokrat: Harga BBM Rugikan Popularitas Yudhoyono

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Demokrat mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak akan merugikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun, sebenarnya partainya tak menyetujui rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar.

"Kalau melihat kepentingan politik, kami tak setuju," kata Jhonny dalam diskusi bertajuk "BBM Naik, SBY-JK Turun?", Senin (19/5).

Namun, Jhonny melanjutkan, demi kepentingan negara, Partai Demokrat setuju dengan rencana pemotongan subsidi harga bahan bakar minyak. Ia berargumen, perekonomian negara ambruk bila pemerintah tak menaikkan harga bahan bakar. "Pengangguran akan bertambah dan angka kemiskinan meningkat," kata dia.

Pemerintah mengisyaratkan segera menaikkan harga bahan bakar. Alasannya, kenaikkan harga minyak mentah di dunia menembus US$ 120 per barel sehingga membebani anggaran negara.

ANTON SEPTIAN