Suplai Minyak OPEC Akan Meningkat 2,2 Persen

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Petrologistic Ltd. memperkirakan organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) kemungkinan akan menambah suplai minyak mentah sebanyak 2,2 persen atau sebanyak 700.000 barel per hari.

Dengan peningkatan ini berarti jumlah minyak yang akan diproduksi per harinya yaitu sebanyak 32,4 juta barel pada bulan ini.

Berdasarkan data dari konsultan yang bertempat di Jenewa, tambahan penjualan dari Irak, Nigeria dan Saudi Arabia telah meningkatkan total estimasi penjualan minyak dari negara OPEC.

"Saudi tidak menaikkan produksi minyaknya, negara itu banyak memiliki minyak mentah yang tidak dijual. Tapi kemudian penjualannya ditingkatkan karena banyak terjadi defisit di negara lain," kata Conrad Gerber, dari PetroLogistics, seperti dilansir dari Bloomberg.

Saudi Arabia yang merupakan negara eksportir minyak terbesar di OPEC meningkatkan suplai minyaknya di pasaran menjadi 9,3 juta barel per hari pada bulan ini. Jumlah ini, kata Gerber, meningkat dari penjualan pada April yaitu 9,1 juta barel per hari.

Menteri Perminyakan Saudi Arabia, Ali al-Naimi, sebelumnya mengatakan bahwa kerajaan ini berencana meningkatkan produksi minyak sebanyak 300.000 barel beral per hari. Peningkatan ini guna mencapai target produksi pada Juni yaitu 9,45 juta barel per hari.

Irak meningkatkan suplainyaa sebanyak 300.000 barel per hari menjadi 2,57 juta barel perhari bulan ini. Sementara Nigeria meningkatkan suplai sebanyak 200.000 barel per hari menjadi 2,05 juta barel per hari.

Bloomberg | Arti Ekawati