Isu Poligami di Malaysia


TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Seorang anggota independen di Parlemen Malaysia Ibrahim Ali, Rabu (23/5), mendesak agar perempuan di sana bersedia menerima poligami. Dia beralasan poligami justru memperkecil masalah perkawinan dan mencegah rata-rata angka perceraian di Negeri Jiran itu.

"Masalah-masalah [rumah tangga dan perceraian] itu muncul karena perempuan tak bisa menerima poligami," kata Ibarhim seperti dikutip harian The Star. Anggota Komisi Etika Muslim di parlemen itu mengatakan bahwa perempuan yang hamil dan perempuan yang memasuki usia 50 tak paham keinginan lelaki.

"Mereka terkadang tak paham pria masih ingin bersenang-senang," katanya. Di Malaysia pria muslim diizinkan untuk memiliki lima istri. Cuma aktivis perempuan di sana mengatakan poligami kejam dan sejatinya bertentangan dengan tujuan Islam yang ingin melindungi para janda dan anak yatim.

| AFP | DRE

Komentar (3)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
smua alasan yg dikasi diatas tuh cm alibi pria2 tua bangka yg keganjenan dan ga bisa nahan nafsunya!! asal anda tau ya.. saya muslim, Islam meperbolehkan Poligami selama yg persangkutan mampu bersikap adil!! didunia ini selain ALLAH ga ada yg bisa bersikap adil!! Manusia sampai kapanpun ga akan bisa bersikap adil !!! jgn menjadikan agama sbg alasan selingkuhlah!!
0
0
yuk... wanita poligami yuk...
0
0
mana engko ambik malaysia benarkan pria kawah sampai lima org? Check lah dulu sebelum tulis tu....
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X