Yudhoyono: Kepemimpinan bukan Soal Popularitas
Topik
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempertahankan keputusannya menaikkan harga BBM. "Kepemimpinan bukan berarti mengambil pilihan yang paling populer tapi mengambil pilihan yang paling baik bagi bangsa," katanya saat memberi sambutan di acara pembukaan Indonesian Regional Investment Forum di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Senin (26/5).
Kenaikan harga minyak dunia, yang mencapai U$ 135/barel, kata dia, adalah harga tertinggi dalam sejarah. "Jika tak menaikan harga BBM, ekonomi nasional bisa ambruk seperti pada 1997 dulu," katanya dalam bahasa Inggris.
Presiden mengajak ratusan pengusaha dari 20 negara peserta IRIF menncari mitra lokal dan menanam investasi. "Pemerintah hanya menjadi mak comblang yang akan berbahagia kalau kalian menemukan jodoh," katanya.
Acara IRIF diadakan Dewan Perwakilan Daerah dan dihadiri ratusan kepala daerah.
bhm
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Angelina Jolie Tanpa Bra Versi Pelukis Swedia
- Duel Kunci Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen
- Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin
- FOTO: Ditabrak Burung, Pesawat Mendarat Darurat
- Pertumbuhan Sel Otak Hapus Memori Masa Batita
- Dortmund Vs Bayern: Final Komplet Buat Klopp
- Ahok: KJS Baru Jalan Sudah 'Diributin'
Berita Utama Nasional
- Ahmad Rozi Akui Diminta Luthfi Siapkan Data Daging
- Eksekusi Supersemar, Kejaksaan Cari Berkas Putusan
- Revitalisasi Situs Soekarno Rp 44,5 Miliar
- Pemilik Akun @benhan Jadi Tersangka
- Saat Kelulusan, Darin Mumtazah Tak Ada di Sekolah
- Soeripto Mengaku Pernah Ditawari Rumah oleh Luthfi
- Ini Kunci Sukses Ujian Nasional SMAN 8 Jakarta













