Isu Kudeta Militer Thailand


TEMPO Interaktif, Bangkok:Panglima Angkatan Bersenjata Thailand Jenderal Boonsrang Niumpradit, Kamis (29/5) kemarin, membantah isu adanya rencana kudeta militer atas pemerintah. Dia mengatakan pengerahan pasukan di sepanjang jalan itu untuk memulihkan ketertiban umum dan mengawasi kemungkinan chaos unjuk rasa anti-amandemen undang-undang.

"Kudeta bukan tindakan yang cerdas dan saya tak melihat ada pemimpin (militer) kudeta yang potensial," kata Jenderal Boonsrang. "Tapi kalau pemerintah meminta (pengerahan pasukan untuk pengamanan), ya kami mesti menerjunkan pasukan." Menurut dia untuk kondisi perekonioman Thailand yang tak stabil saat ini kudeta sangat tak dimungkinkan.

Sejak Ahad (25/5) lalu sekitar 8.000 massa pendukung Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) menggelar aksi unjuk rasa. Kelompok ini mendesak Perdana Menteri Samak Sundaravej menyetop rencana mengamandemen konstitusi. Massa PAD sempat terlibat bentrok dengan massa pro-pemerintah.

| AFP | ANDREE PRIYANTO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X