Traktat Pemusnah Bom Curah
TEMPO Interaktif, Dublin:Setelah negosiasi alot selama 10 hari di Stadion Croke Park di Dublin, Kamis (29/5) kemarin, delegasi dari 111 negara sepakat membuat traktat anti-bom curah. Pakta itu mengatur penggunaan, pembuatan, pemindahan, dan penimbunan bom curah oleh negara-negara yang menandatangani traktat tersebut.
"(Traktat) ini sumbangan nyata bagi hukum kemanusiaan dunia," kata Menteri Luar Negeri Irlandia Michael Martin. Sekitar 18 peninjau yang hadir juga memuji terciptanya traktat yang akan mulai diadopsi Jumat (30/5) ini. Adapun penandatanganan traktat tersebut akan dilakukan di Oslo, Norwegia, Desember 2008.
Mereka yang menandatangani traktat tersebut diharuskan memusnahkan "ranjau udara" tersebut. Sejumlah pengamat, sebagaimana dikutip AFP, menyatakan pesimis dengan kehadiran traktat tersebut lantaran absennya Amerika Serikat, Cina, Rusia, India, Israel, dan Pakistan. Negara-negara yang disebut ini dikenal memiliki dan memakai bom curah.
| AFP | DRE
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Berita Utama Dunia
- Ditaruh di Ban, Penyelundupan Kaki Beruang Gagal
- Hassan Rouhani Akan Bawa Iran Lebih 'Bersahabat'
- Warga AS-Kuba Bakal Bisa Saling Berkirim Surat
- Ternyata NSA Juga Mata-matai Dmitry Medvedev
- Anwar Ibrahim Pastikan Gelar Demo Besar
- Kunjungi Afrika, Obama Berbekal 3 Truk Kaca Khusus
- Hasil Sementara Pemilu Iran, Kubu Moderat Menang



