Fenomena Bakat Muda
Topik
Masih ingat gol perdana Kroasia yang membuat tim itu menang 3-2 atas Inggris di Stadion Wembley, November tahun lalu. Gol indah dari tendangan jarak jauh, sekitar 35 meter, itu dicetak oleh Niko Kranjcar. Kiper Scott Carson hanya bisa menangkap angin.
Gelandang serang yang baru berusia 23 tahun ini bermain di Portsmouth, yang notabene klub Inggris. Tapi para pendukung Portsmouth tak ada yang membenci Kranjcar. Itu karena pendukung Portsmouth terlalu menyukai Kranjcar.
Nama Kranjcar sempat menjadi bahan sorotan publik Kroasia ketika terpilih masuk skuad Piala Dunia 2006. Saat itu usianya baru 21 tahun. Ini karena pelatih nasional adalah ayahnya sendiri, Zlatko Kranjcar. Namun, tudingan nepotisme tertepis sendiri berkat penampilan apik sang anak.
Bakat besar pemain bertinggi badan 185 sentimeter ini terasah di klub pertamanya, Dinamo Zagreb. Pada usia 19 tahun dia dipercaya sebagai kapten klub. Catatan ini sama dengan Fernando Torres, pemain yang mengenakan ban kapten Atletico Madrid saat berusia 19 tahun.
Permainannya menarik perhatian klub yang lebih besar, Hajduk Split (2004-2006), setelah itu Kranjcar bermain untuk Portsmouth.
Kranjcar dikenal energetik, bertenaga, dan memiliki teknik mumpuni. Dia suka beroperasi sebagai gelandang yang bergerak dari kiri. Dalam kondisi tertentu, posisi penyerang juga bisa dia mainkan.
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Direktur Pertamina Mengajar di SMU 1 Kediri
- Daftar Nama Capres Pilihan Partai Demokrat
- Perempuan Ini Punya Empat Ginjal
- FOTO: Para Peraih Penghargaan Billboard Music Awards
- Angga/Rian Buka Kemenangan Indonesia atas India
- Tekanan Kabin Drop, Lion Air Gagal Terbang
- Rafa: Suporter Chelsea Sudah Lama Mendukungku












