Mahathir Serukan Jangan Pindah ke Oposisi
TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad kemarin menyerukan para anggota parlemen dari Organisasi Bangsa Melayu Bersatu (UMNO) jangan sampai pindah ke kubu oposisi.
Ia menyarankan mereka keluar sementara dari parlemen dengan menjadi calon independen pada pemilihan perdana menteri. Ini merupakan bagian dari rencana Mahathir menggulingkan Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi tanpa UMNO harus kehilangan kekuasaan.
"Katakan saja ada 35 orang yang keluar dari UMNO, pemerintahan akan bubar. Perdana menteri harus berhenti dan jika Anwar (bekas Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim) ingin menjadi PM, kalian jangan berikan suara untuk dia," kata Mahathir. Ia menyarankan agar memberikan suara kepada Wakil Perdana Menteri Najib Razak bila memang memperoleh banyak sokongan.
Mahathir, yang keluar dari UMNO dua pekan lalu, memang berkampanye menjatuhkan Abdullah. Lelaki yang pernah 22 tahun memimpin negeri jiran itu sangat kecewa lantaran perolehan suara Barisan Nasional yang dikomandoi UMNO merosot pada pemilihan parlemen, 8 Maret lalu. Barisan Nasional hanya meraup 140 dari 222 kursi parlemen, sisanya milik pembangkang.
Badawi sendiri bertahan dengan alasan tetap dipercaya pihak UMNO. Ia baru mau membahas soal suksesi dengan Najib setelah konvensi partainya pada Desember mendatang. Mahathir juga meragukan klaim Anwar bahwa ia akan memperoleh cukup dukungan suara di parlemen untuk menjatuhkan Badawi.
AFP | FAISAL ASSEGAF
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Dunia
- Kereta Komuter di AS 'Senggolan', 60 Orang Terluka
- Album Pribadi Tsar Rusia Ditemukan di Museum Kecil
- Rumah Barbie di Berlin Diprotes Aktivis Feminisme
- Tersangka Bom Boston Dendam ke Amerika
- Amerika Serikat dan Turki Menekan Suriah
- Arab Saudi Resmi Larang Twitter
- Armin Wertz, Kontributor Tempo, Ditahan di Suriah














