Perdana Menteri Australia Kritik Perang Irak

TEMPO Interaktif, Sydney: Perdana Menteri Australia Kevin Rudd hari ini menyatakan semua alasan yang dulu dipakai Australia, pada masa pemerintahan John Howard, untuk membenarkan pengiriman 550 tentara ke kancah perang di Irak terbukti salah.

"Apakah ada bukti hubungan antara senjata pemusnah massal dan bekas rezim Irak serta teroris? Tidak ada. Setelah lima tahun, apakah krisis kemanusiaan di Irak teratasi? Belum juga," kata Rudd di depan parlemen, setelah dia memenuhi janjinya semasa kampanye pemilihan umum untuk menarik pasukan Negeri Kanguru dari Bagdad.

Rudd mengungkapkan, secara khusus ia prihatin keputusan untuk turut berperang itu telah diambil, seraya menyebutnya hal itu sebagai "penyalahgunaan informasi intelijen".

AFP