Anshor Mendesak Pemerintah Tegas Terhadap FPI
Topik
TEMPO Interaktif, BANDUNG:Gerakan Pemuda Anshor Kota Bandung mendesak pemerintah bertindak tegas terhadap pelaku kekerasan dari Front Pembela Islam (FPI) di Monas Jakarta, Ahad lalu. “Jika diam saja, artinya pemerintah membiarkan kekerasan terjadi di Negara ini” kata Wahyul Afif Al-Ghafiqi di Bandung, Selasa (3/6).
Kondisi itu, kata aktivis Kaum Muda Lintas Agama itu, artinya menunjukkan pemerintah mempersilahkan masyarakat bertindak sendiri. “Jadi harus tegas, jangan diam saja” ujarnya,
Menurut Wahyul, sebenarnya pada Senin (2/6) malam, sejumlah aktivis Anshor dan pemuda NU lainnya sudah ingin melakukan aksi balasan terhadap FPI. “Apalagi begitu kami tahu ada kawan kami di Jogjakarta yang dipukuli anggota FPI,” ujarnya.
Namun, pihaknya mengurungkan aksi balasan setelah diingatkan sejumlah kyai. “Kalau kalian melakukan aksi anarkis, berarti kalian tidak ada bedanya dengan FPI,” ujar Wahyul menirukan ucapan para kyai itu.
Siang ini, mereka akan bertemu dengan para aktivis untuk menyusun rencana aksi seperti yang akan dilakukan. Pertemuan ini, sambil menunggu tindakan tegas pemerintah.
Rana Akbari Fitriawan













