Kiai Maman Sesalkan Pernyataan Hasyim Muzadi


TEMPO Interaktif, Cirebon:KH Maman Imanulhaq menyatakan penyesalannya atas pernyataan Ketua PBNU,Hasyim Muzadi. Ia pun meminta kepada sejumlah tokoh NU untuk kembali menilai apakah KH Hasyim Muzadi masih pantas memimpin warga NU.

Hal tersebut diungkapkan KH Maman Imanulhaq saat menghadiri istighosah jemaah Nariyah di mesjid jami Desa Buyut, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. “Dengan pernyataannya itu, kita justru mempertanyakan apakah Kiai Hasyim Muzadi bisa melindungi masyarakat NU?”

Karena itu ia meminta kepada sejumlah tokoh NU untuk bisa mempertimbangkan kembali kepemimpinan Kiai Hasyim Muzadi sebagai ketua PBNU. “Ini sangat tragis. Sudah banyak jatuh korban, tetapi mengapa beliau mengatakan seperti itu,” ujarnya.

Seperti diketahui, ketua PBNU Hasyim Muzadi menyatakan bahwa yang terjadi dengan FPI tidak melibatkan warga NU. Ia juga menyesalkan provokasi terhadap ormas-ormas NU untuk melakukan serangan balasan terhadap FPI.

Sementara itu, ribuan jemaah Sholawat Nariyah menghadiri istighosah. Istgohosah dipimpin langsung oleh KH Maman Imanulhaq.

Kang Maman, meminta kepada seluruh jemaah dan warga NU untuk tidak membalas kekerasan dengan kekerasan. “Kita tidak perlu berbuat sperti mereka. Kita pun tentu tidak ingin disamakan dengan mereka.”

Namun, disisi lain ia meminta kepada pemerintah dan aparat kepolisian untuk bertindak tegas. “Bukti sudah jelas. Kami tidak ingin ada main mata lagi,” katanya.

Maman mengungkapkan yang mereka lakukan di Monas hanya untuk mensyukuri lahirnya Pancasila yang menghargai setiap perbedaan di Indonesia. Ivansyah

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X