Pemimpin Oposisi Singapura Dipenjara


TEMPO Interaktif, Singapura: Pengadilan Singapura kemarin menjatuhkan hukuman 12 hari penjara kepada Chee Soon Juan, Sekretaris Jenderal Partai Demokratik Singapura (SDP), partai oposisi negeri itu.

Jaksa pengadilan tinggi, Belinda Ang Saw Ean, menyatakan Chee, 45 tahun, bersalah karena menghina pengadilan ketika menyatakan keadilan telah "diperkosa" dan "ditendang". Pernyataan Che itu terlontar pekan lalu ketika dia diperiksa Ang dalam perkara pencemaran nama baik terhadap bapak pendiri Singapura, Lee Kuan Yew, dan putranya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Menurut Chee, pernyataan itu keluar karena "pertempuran panas" dengan musuh-musuh politiknya. "Tuan Lee mengatakan beberapa hal. Saya kan cuma membalasnya," kata Chee.

Ang menetapkan Chee kini bebas, tapi akan diseret ke penjara jika tak mengajukan banding hingga besok malam. Ang juga menjatuhkan hukuman 10 hari penjara kepada Chee Siok Chin, adik Chee yang juga anggota SDP, dengan putusan yang sama.

Bukan sekali ini Chee, yang memimpin SDP sejak 1992, diadili karena kasus penghinaan. Pada 2006, dia dipenjara selama delapan hari karena mempersoalkan integritas pengadilan. Sebelumnya, Chee mengumumkan dirinya bangkrut setelah gagal membayar denda Sin$ 500 ribu atau Rp 3,4 miliar dalam perkara pencemaran nama baik terhadap Lee Kuan Yew dan bekas Perdana Menteri Goh Chok Tong.

AFP | ASIA SENTINEL | IWANK

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X