Foto Hantu


TEMPO Interaktif, Jakarta: Film ini reproduksi dari film Thailand dengan judul sama yang diproduksi pada 2004.

Fotografer profesional Benjamin Shaw (diperankan oleh Joshua Jackson) dan Jane (Rachael Taylor) adalah sepasang kekasih yang baru saja menikah. Ben, yang mendapat proyek foto dari sebuah perusahaan fashion Jepang, terpaksa memboyong sang istri ke Tokyo. Kesempatan itu sekaligus digunakannya untuk berbulan madu.
Jauh dari dugaan awal, bulan madu mereka tidak berjalan mulus. Pada suatu malam, mobil yang dikendarai Jane dan Ben menabrak sesosok wanita. Setelah siuman dan memanggil polisi, Jane tidak menemukan jasad korban. Dengan penuh pertanyaan di kepala, mereka melanjutkan perjalanan.
Jane tidak bisa terlepas dari pengalaman pertamanya menabrak dan membunuh seseorang. Ia terus dibayangi rasa bersalah, sementara Ben selalu memberikan penjelasan serasional mungkin. Berikutnya, berbagai kejadian aneh menimpa keduanya.
Misalnya, ketika mereka makan malam dengan kerabatnya di sebuah restoran. Kamera yang dipegang pelayan untuk memotret mereka terlempar. Ada juga adanya bayangan putih di beberapa foto pasangan tersebut.
Sutradara asal Jepang, Masayuki Ochiai, mengemas cerita itu dalam film Shutter. Masayuki adalah spesialis film horor. Film ini adalah debut pertamanya dalam pembuatan film berbahasa Inggris. Film ini merupakan reproduksi dari film Thailand dengan judul sama yang diproduksi pada 2004.
Shutter merupakan film horor Asia ketiga yang dibuat ulang oleh Hollywood. Sebelumnya adalah The Ring (2002) dan Ju-On: The Grudge (2003). Sukses The Ring yang meraup dana US$ 120 juta dipercaya menjadi alasan utama produser-produser Barat menghasilkan film horor Asia.
Namun, keberhasilan itu tampaknya susah diikuti Shutter. Pasalnya, sejak dirilis pada 21 Maret hingga Mei 2008, film ini hanya mengantongi US$ 41 juta.
Beberapa catatan dari film ini adalah kurangnya pendeskripsian. Misalnya, ketika Ben dan Jane tiba di kantor dan mengatakan bahwa kemacetan Tokyo adalah penyebabnya. Seharusnya, kemacetan itu divisualkan. Beberapa adegan berbahasa Jepang juga tidak diikuti dengan teks terjemahan, padahal adegan itu cukup penting untuk menjelaskan kenapa Ben ketakutan dengan penjelasan dukun Jepang itu.
Yang menarik, walau bergenre horor, film ini tidak menyajikan adegan berdarah-darah sebagai yang utama. Adegan-adegan mengerikan disajikan dengan baik melalui tata cahaya dan suara yang mendukung.
l TITO SIANIPAR

Judul: Shutter
Sutradara: Masayuki Ochiai
Genre: drama horor
Skenario: Luke Dawson
Pemain: Joshua Jackson, Rachael Taylor, Megumi Okina, David Denman, Maya Hazen, James Kyson Lee
Durasi: 85 menit
Produksi dan distribusi: Ozla Pictures dan 20th Century Fox

Komentar (8)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Kpn lo pd ktm hantu
0
0
Kok g da foto\'y hantu\'y
0
0
wooow jgn ampe liat dah,pknya keren abiz .......ha..ha..ha..
0
0
bagus
0
0
q g takut sama kayak gituan... malahan u yg jd hantux... hi..hi...
Selanjutnya
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X