IEA Turunkan Prediksi Permintaan Minyak


TEMPO Interaktif, London:Badan Energi Internasional (IEA), penasihat bidang energi untuk 27 negara, menurunkan prediksi permintaan minyak mentah dunia selama lima bulan ke depan. Hal ini terkait tingginya harga minyak yang mengurangi tingkat konsumsi.

Prediksi permintaan minyak menurut IEA akan turun menjadi 86,77 juta barel per hari. Jumlah ini menurun sebanyak sebanyak 70.000 barel per hari dari bulan lalu sebanyak 86,84 juta barel per hari pada bulan lalu.

"Ini adalah revisi penurunan yang kecil," kata Harry Tchilinguirian, analis senior dari BNP Paribas SA di London seperti dilansir dari Bloomberg.

Harga minyak mentah saat ini bisa menghambat prospek pertumbuhan ekonomi. Selain itu, secara global tingginya harga minyak mentah berkontribusi pada inflasi.

Selain itu, IEA juga menurunkan proyeksi suplai minyak selain dari negara yang tergabung dalam organisasi negara pengekspor minyak (OPEC). Proyeksi ini diturunkan sebesar 300.000 barel per hari menjadi 50,04 juta barel per hari.

Sebagai kompensasi dari penurunan ini, OPEC mesti menyediakan minyak mentah sekitar 31,6 juta barel per hari pada tahun ini. Jumlah ini lebih besar sebanyak 300.000 barel per hari dari yang diantisipasi IEA pada bulan lalu. (BLOOMBERG/ Arti Ekawati)

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X