Guus Hiddink: Rusia Memalukan
Topik
TEMPO Interaktif, Innsburg:Gara-gara timnya kalah 1-4 dari Spanyol, pelatih Rusia Belanda Guus Hiddin marah besar. Yang bikin kesal, terutama adalah gol kedua yang dicetak David Villa dan gol keempat yang dicetak Cesc Fabregas.
"Itu kesalahan memalukan. Anak sekolah pun tak akan membuat kesalahan seperti itu," kata pelatih asal Belanda itu kesal.
Melawan Spanyol, Rusia benar-benar seperti mati kutu. Tim Matador benar-benar menguasai lapangan tengah. Padahal, pelatih Spanyol Luis Aragonez tak menurunkan empat gelandang terbaiknya sekaligus. Di babak awal, dia memasang motor serangan Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Aragonez menyimpan Cesc Fabregas yang amat bersinar di Arsenal dan Alonso yang menjadi motor Liverpool.
Hanya dengan Xavi dan Iniesta, Spanyol sudah tampil merajalela. Fabregas dan Alonso baru diturunkan dibabak kedua. Kendati begitu, Xavi dan Iniesta telah mengobrak-abrik Rusia dan memberikan umpan-umpan matang kepada penyerang Fernando Torres dan David Villa.
Gol kedua Spanyol terjadi, lewat kerjasama Iniesta-Villa. Iniesta menusukkan umpan terobosan kepada Villa. Para pemain bertahan Rusia tak mampu mencegah pergerakan Villa, dan lahirlah gol.
Adapun gol keempat lahir berkat umpan yang disodorkan Villa kepada Xavi. Dia meneruskan umpan itu dengan melepaskan tendangan geledek ke gawang. Kiper Igor Akinfeef berhasil menepisnya, tapi bola muntah itu disundul Fabregas danm enjadi gol.
"Kesalahan tidak hanya dilakukan oleh para pemain bertahan, tapi juga seluruh tim," tukas Hiddink.












