Nistelrooy: Kami Sulit Dikalahkan


TEMPO Interaktif, LAUSANNE:-- Penyerang tim nasional Belanda, Ruud van Nistelrooy, kemarin sesumbar bahwa skuad mereka saat ini sulit dikalahkan lantaran sudah mengubah gaya permainan. Keyakinan itu ia lontarkan setelah Tim Oranye mengalahkan Italia 3-0 pada laga penyisihan Grup C Piala Eropa di Stadion Suisse, Bern, Swiss.

"Di Belanda, kami didoktrin dengan satu visi permainan tertentu dan itu telah menjadi gaya kami. "Namun, banyak jalan menuju Roma," kata striker Real Madrid ini. Pada laga perdana timnya itu, Nistelrooy mencetak gol pertama yang kontroversial.

Selama ini Belanda dikenal dengan permainan total football, yang sebelas pemainnya dapat bermain di semua posisi. Rinus Michels adalah pelatih yang memperkenalkan gaya khas tim Negeri Kincir Angin itu saat pengatur irama permainan, Johan Cruyff, sedang berada di puncak kejayaannya di era 1970-an.

Hasilnya, Belanda dua kali masuk babak final Piala Dunia, pada 1970 dan 1974. Pertama kalah oleh Argentina, satu lagi dibabat Jerman Barat. Prestasi terbaik mereka adalah menjuarai Piala Eropa pada 1988.

Menurut Nistelrooy, mereka terlalu memuji gaya total football. Padahal tipe permainan Jerman dan Belanda, kata dia, lebih berhasil. Hingga kini Jerman telah mengoleksi masing-masing tiga gelar Piala Dunia dan Piala Eropa. Italia bahkan telah empat kali juara dunia, terakhir dua tahun lalu.

Pemain 31 tahun ini merasa cocok dengan gaya baru yang diterapkan pelatih Marco van Basten, yang menggantikan Dick Advocaat setelah Piala Eropa 2004. "Sungguh bagus kami telah membuat perubahan," ujarnya. Ia mengaku menikmati pola 4-2-3-1 yang dimainkan timnya saat ini. Saat laga melawan Italia, Nistelrooy menjadi penyerang tunggal. Posisinya digantikan Robin Van Persie di babak kedua. AFP | Faisal Assegaf

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X