Petinggi FPI Ditangkap di Cirebon


TEMPO Interaktif, Jakarta:
Seorang petinggi Front Pembela Islam (FPI), Mahsuni, ditangkap polisi terkait kasus insiden Monas. Ia dibekuk di rumah keluarganya, di Cirebon Jawa Barat, Jumat (13/6), sekitar pukul 04.00 WIB.

Mahsuni tercatat sebagai panglima laskar FPI pusat, yang turut berada di sekitar Monas saat insiden penganiayaan terhadap aktivis pro pluralisme terjadi.

Ari Yusuf Amir, kuasa hukum FPI menegaskan, Mahsuni tidak bermaksud melarikan diri, sekalipun ketika ditangkap ia berada di luar Jakarta. "Ia murni sedang mengunjungi keluarganya," ujar Ari.

Selain itu, Mahsuni dikatakan Ari tidak terlibat penganiayaan aktivis pro pluralisme. Panglima laskar itu sebenarnya tengah berada di depan Istana sewaktu pemukulan terjadi, sebelum kemudian ia pun bergeser ke sana.

Hingga kini tercatat 9 aktivis FPI ditahan di Kepolisian Daerah Metro Jaya. Rata-rata dari mereka terjerat pasal penganiayaan dan pengeroyokan. Sembilan orang yang hingga kini masih diperiksa penyidik itu tidak termasuk Ketua FPI Rizieq Shihab dan Panglima Komando Laskar Islam Munarman, yang ditahan secara terpisah.

FERY FIRMANSYAH

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X