Uang Salah Satu Alasan Kepindahan Scolari


TEMPO Interaktif, BASEL:-- Pelatih Portugal, Luiz Felipe Scolari, mengakui faktor uang menjadi salah satu alasan kepindahannya ke klub asal London, Chelsea. Berbicara untuk pertama kalinya sejak pengumuman dia menjadi pelatih Chelsea, Scolari mengatakan itu sah-sah saja. "Ya, uang adalah salah satu alasannya, tapi bukan satu-satunya faktor," tutur pelatih berjulukan Big Phil itu.

Scolari mengatakan dia memilih bernegosiasi dengan Chelsea setelah gagal membuat kesepakatan dengan Portugal mengenai bayarannya jika kontraknya diperpanjang. Kontrak Scolari di tim Portugal berakhir pada 29 Juni nanti.

Pelatih asal Brasil itu tak mau ambil pusing meski santer diberitakan dia pindah karena uang. "Sebenarnya bukan hanya karena gagal bersepakat dengan pihak Federasi Sepak Bola Portugal. Saya sudah berumur 59 tahun dan saya tidak mau melatih sampai umur 70. Saya mau pensiun empat atau lima tahun lagi," tutur Scolari.

The Blues--julukan Chelsea--akan membayar Scolari 6,25 juta pound sterling atau sekitar Rp 113 miliar per musim untuk kontrak selama tiga tahun. Untuk belanja pemain musim depan, pemilik Chelsea Roman Abramovich mengucurkan dana sekitar 578 juta pound sterling atau sekitar Rp 10,5 triliun untuk Scolari.

Scolari menjamin, meski ada gejolak di dalam tim akibat kepergiannya, Portugal tetap akan berfokus mencapai prestasi puncak di Euro 2008. "Isu ini tidak akan mengubah apa pun saat ini. Jiwa dan raga saya sepenuhnya saya curahkan sampai akhir. Saya ingin Portugal sampai ke final," ujarnya.

Pelatih yang membawa Brasil juara Piala Dunia 2002 ini memilih memikirkan pertandingan Portugal selanjutnya. Hitung-hitungannya, Portugal ada kemungkinan akan bertemu dengan Jerman, Austria, atau Polandia di perempat final.

Disinggung mengenai kendala bahasa dan minimnya pengetahuan dalam melatih klub di Eropa, Scolari menyatakan hal itu bukan masalah baginya. "Saat saya melatih pemain, saya menggunakan, sebut saja, bahasa Inggris, Portugal, Jerman, Italia, tapi sepak bola adalah satu bahasa," tutur Big Phil. AFP | HERU TRIYONO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X