Thailand Tahan Penghina Raja
TEMPO Interaktif, BANGKOK:Ratchapin Chancharoen, 28 tahun, terancam dijatuhi hukuman 15 tahun penjara oleh pengadilan. Hal itu diungkapkan Kepala Penyelidik Kepolisian Kota Bangkok Mayor Charoen Srisalak, Selasa (17/6). Kata Mayor Charoen tersangka menolak berdiri saat lagu kerajaan dikumandangkan di sebuah bioskop di Bangkok, Ahad (15/6) lalu.
"Dia menghina kerajaan," kata Charoen seraya mengatakan bahwa selama pemeriksaan Ratchapin enggan menjawab seluruh pertanyaan polisi. "Dia cuma beralasan melakukan apa yang dia ingin lakukan."
Pada April lalu seorang pria dikenai tuduhan serupa juga gara-gara ogah berdiri manakala lagu kerajaan dan foto Raja Bhumibol Adulyadej muncul di layar bioskop. Di seluruh bioskop di Thailand lagu kerajaan dan foto raja muncul sebelum film ditayangkan.
Seorang menteri kabinet belum lama ini juga mundur gara-gara dituduh menghina Raja Bhumibol , 80 tahun, yang merupakan monarki terlama di dunia. Alasan menghina raja pula yang dipakai sejumlah jenderal untuk menggusur Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.
Menggunjingkan raja dan kerajaan merupakan hal yang tabu di Thailand. Apalagi terang-terangan menghina. Tak terkecuali orang asing sekalipun. Itu sebabnya seorang pria Swiss pernah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara gara-gara mencoret-coret foto Raja Bhumibol. Beruntung, Raja Bhumibol mengampuninya.
AP | AFP | DRE