Topik
Pertumbuhan Daerah Terancam Turun
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertumbuhan ekonomi daerah terancam turun akibat penurunan target penyaluran kredit Bank Pembangunan Daerah. Bank Pembangunan Daerah akan menurunkan penyaluran kredit akhir Juni mendatang. "Kami akan merevisi seluruh target sesuai permintaan Bank Indonesia," kata Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah Winny E.Hassan setelah bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Kamis (19/6).
Winny mengatakan, perubahan itu terkait kondisi ekonomi yang tidak menentu sebagai dampak kenaikan harga minyak dunia. Rencananya perubahan target tersebut sudah ditetapkan pada awal Juli. Ketidakstabilan ekonomi berakibat kredit macet perbankan nasional cenderung tinggi. Namun kredit macet di BPD cenderung rendah. "Saat ini sangat aman sebab sumber pembiayaan dari APBD," kata Winny.
Menurut dia, Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Bank Pembangunan Daerah lebih pro aktif berperan pada pembangunan di daerah. Selama ini, ujarnya, Bank Pembangunan Daerah mengalokasikan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur baik yang dilakukan BPD sendiri maupun bersama bank lainnya. Selain itu BPD mengalokasikan pembiayaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah. "Kami minta pemerintah memberi dukungan," ujarnya.
KURNIASIH BUDI