Bilic: Turki Berbahaya


TEMPO Interaktif, WINA: -- Pelatih Kroasia, Slaven Bilic, mewanti-wanti para pemainnya agar tampil waspada hingga detik terakhir pertandingan saat melawan Turki di babak perempat final yang digelar di Stadion Ernst Happel, Wina, besok malam. "Turki sangat berbahaya sampai akhir pertandingan. Kami menghadapi partai yang sulit, tapi kami sangat dekat ke semifinal," katanya.

Turki melangkah ke babak delapan besar setelah mencundangi tuan rumah Swiss 2-1 dan Republik Cek 3-2. Saat melawan Cek, Turki sempat ketinggalan 2-0 tapi akhirnya berbalik unggul. "Bangkitnya Turki pada babak kedua itu sungguh luar biasa. Mereka membuktikan sebagai tim yang harus diperhitungkan. Itu menunjukkan mental dan kualitas mereka," ujar Bilic di markas timnya, Bad Tatzmannsdorf.

Menurut pelatih eksentrik itu, pemainnya diharuskan lebih berkonsentrasi, khususnya dengan keandalan Turki membalikkan keadaan dalam dua pertandingan pada babak penyisihan. Dia juga memuji permainan Turki yang sangat cepat dan agresif, ditambah skill individu yang mumpuni dari para pemainnya. "Saya tidak terkejut mereka lolos ke perempat final," kata pelatih yang memakai anting di kuping kirinya ini.

Karena rekam jejak Turki di babak penyisihan grup, Bilic pun tidak mau cepat-cepat bereuforia kala timnya nanti unggul lebih dulu dalam pertandingan. Sebab, Turki punya kemampuan mengejar ketertinggalan gol. "Kami tidak mau ambil risiko walau kami unggul lebih dulu, mereka sangat tidak terduga," kata mantan bek West Ham itu.

Kalau boleh memilih, Bilic lebih suka menghadapi tim penuh bintang, seperti tim Michael Ballack atau Fernando Torres, yang dianggapnya lebih mudah diantisipasi. Melawan Turki, dia justru tidak terlalu paham soal skill para pemain lawannya itu. "Saya tidak tahu banyak tentang pemain Turki. Sebaliknya saya rasa mereka juga tidak tahu banyak tentang kami," Bilic menambahkan.

Knezevic cedera
Menjelang pertandingan besok, Bilic justru harus menerima kabar buruk karena salah satu beknya, Dario Knezevic, cedera. Pemain klub Seri A Italia, Livorno, itu menderita cedera lutut dan tak mungkin lagi tampil di Euro ini.

Knezevic adalah satu dari sembilan pemain eksperimen Bilic kala skuadnya bertemu dengan Polandia. Pada babak pertama dia digantikan oleh Vedran Corluka. "Cederanya tidak serius untuk jangka panjang. Tapi dia tidak bermain lagi di Euro karena cedera ligamen lututnya," ujar Bilic.

Selain Knezevic, Bilic masih menunggu perkembangan dua pemain kuncinya, Darijo Srna dan Ivan Rakitic, yang sempat absen latihan karena cedera ringan. Adapun penyerang Ivan Klasnic harus terbang ke Bremen untuk pemeriksaan rutin pada ginjalnya. Checkup rutin ini telah dilakukan oleh Klasnic sejak 2007.

Untuk laga besok, Kroasia lebih difavoritkan menang dibanding Turki. Di bawah asuhan Bilic, tim itu mampu meraih rekor sempurna di Grup B. Dalam laga terakhirnya, saat turun dengan mayoritas pemain cadangan, Kroasia bisa mengalahkan Polandia 1-0.

Kedua tim terakhir kali bertemu pada Euro 1996. Saat itu negara Eropa Timur tersebut mengandaskan Turki 1-0. AFP | HERU TRIYONO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X