Jaksa Agung Pertanyakan Rencana Pengembalian Uang Cessie Bank Bali
TEMPO Interaktif, Jakarta:Jaksa Agung Hendarman Supandji mempertanyakan rencana pengembalian uang cessie atau hak tagih dari Joko S. Tjandra senilai Rp 546 miliar. Menurut Hendarman tawaran itu membawa konsekuensi yuridis jumlah yang ditawarkan belum tentu sesuai dengan permintaan Kejaksaan Agung dalam Peninjauan Kembali (PK).
"Yang mau di-PK itu kan uangnya duitnya untuk kembali, dia mau ngembaliin. Kan jumlahnya belum tau juga. Apa cukup itu (sesuai dengan) yang kami minta," kata Hendarman di kantor Presiden, Senin (23/6).
Dia mengatakan pihaknya masih menunggu telaah yuridis dari Jaksa Agung Muda Pidana Khusus dan Direktur Upaya Hukum dan Eksaminasi. "Tetapi menurut saya sejauh uang negara bisa kembali sebanyak-banyaknya," katanya.
Soal syarat pencabutan PK yang diajukan oleh Joko Tjandra setelah uang senilai Rp 546 miliar itu dikembalikan ke Kejaksaan Agung, Hendarman mengatakan PK tersebut baru diajukan. "PK-nya belum diajukan kok, baru mau diajukan," katanya.
Dia mengatakan PK itu tidak akan menunda eksekusi. PK diajukan untuk meminta Joko S. Tjandra mengembalikan uang yang saat ini ada di rekening Bank Bali (telah merger dengan Bank Permata). "Enggak, PK itu tidak menunda eksekusi. Tapi dia akan kita PK untuk kembalikan itu. Jumlahnya kan saya belum tau," katanya.
Sebelumnya, Joko S. Tjandra, bos PT Era Giat Prima, menawarkan pengembalian uang cessie (hak tagih) kasus Bank Bali ke Kejaksaan Agung. Uang sebesar Rp 546 miliar itu akan dikembalikan dengan syarat kejaksaan agung mencabut peninjauan kembali (PK) kasus Bank Bali yang sedang diproses. Surat penawaran itu dikirim Joko beberapa hari lalu.
Ninin Damayanti
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Supermoon Terbesar Akan Muncul 23 Juni
- Foto: Toilet-toilet Terkreatif di Dunia
- Pesawat Marta Buana Air Terpental di Sentani
- Jokowi Diskusikan Kenaikan Tarif dengan Organda
- Anomali Cuaca, Asap Riau Terjebak di Singapura
- Tiga Bandara Berpotensi Terkena Dampak Kabut Asap
- BMKG Batam: Asap Kebakaran Hutan Makin Pekat



