Topik
Industri Telekomunikasi dan TI Bakal Konsolidasi
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Industri telekomunikasi dan teknologi informasi (TI) dalam dua tahun ke depan diprediksi bakal melakukan konsolidasi, seperti merger dan akuisisi. Sebab seiring perkembangan teknologi, industri ini dituntut semakin efisien. Sementara di sisi lain sumber daya seperti frekuensi sangat terbatas.
Ketua Komite Tetap Bidang Telekomunikasi Kamar Dagang Indonesia, Anindya Bakrie, mengatakan persaingan pada pasar yang sama itu menuntut efisiensi dan efektifitas jangkauan pemasaran, terutama untuk sumber daya manusia dan belanja modal.
"Buat apa bangun infrastruktur yang banyak jika bisa jadi satu." ujarnya di Jakarta Senin (23/6). Sinergi operator telekomunikasi dengan penyelenggara internet, konten, dan penyiaran mutlak dilakukan. Begitu juga dengan tren konfergensi industri telekomunikasi dan penyiaran yang telah berlangsung.
Pasar industri telekomunikasi dan TI, kata Anindya, saat ini masih cukup besar. Belanja pelanggan diperkirakan mencapai Rp 50 triliun per tahun dan pertumbuhan industri ini diperkirakan 20-25 persen selama lima tahun ke depan.
AGOENG WIJAYA